Review: Kesan Pertama BlackBerry Playbook

Di akhir bulan April lalu, RIM telah merilis perangkat komputer tablet yang bernama BlackBerry Playbook. Dan sebentar lagi akan masuk ke Indonesia. Karena perkembangan dunia komputer tablet begitu meriah, maka RIM pun tidak mau ketinggalan untuk turut meramaikannya dengan meluncurkan komputer tablet dengan layar 7″ (dimensinya mirip dengan Samsung Galaxy Tab namun Playbook lebih tipis sedikit). BlackBerry Playbook mengusung dual camera sebagai kelengkapatn fitur sebuah komputer tablet masa kini.

Hal pertama kali kamu membuka box dan menyalakan BlakBerry Playbook, kamu harus melakukan Update Software sebesar 280MB, hal ini tidak bisa kamu lewatkan (skip), harus kamu lakukan update baru dapat menggunakan perangkatnya, untuk proses Update Software tersebut bisa kamu gunakan melalui media koneksi WiFi. Setelah proses Update Software selesai, kamu akan disuguhkan sedikit tutorial cara menggunakan sistem operasi BlackBerry Playbook, dimana setiap sisi kiri, kanan, atas dan bawah dari layar mengandung makna (seperti halnya untuk membuka menu option, me-minimize aplikasi yang telah kita buka, dsb).

Kesan yang begitu menggiurkan adalah mata kita sangat dimanjakan dengan layar yang begitu jernih dan tajam, kualitas gambar dan video semakin jernih untuk dilihat. Dan yang membuat kesan lainnya adalah BlackBerry Playbook mengeluarkan suara dari 2 speaker yang terpasang disisi kiri dan kanan dari perangkat, hal ini membuat kualitas suara menjadi stereo dan benar-benar asik untuk didengar (sangat berbeda dengan iPad datau Galaxy Tab misalnya, dengan kualitas suara yang tidak memukau).

Sistem Operasi BlackBerry Playbook, sangat dirancang untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersama-sama (multitasking), kamu dapat me-minimize aplikasi-aplikasi dan aplikasi itu tidak tertutup, kamu dapat memanggil aplikasi tersebut kembali dalam keadaan terakhir kamu minimize. Pengoperasian dengan layar sentuhnya juga begitu halus (tidak ada gejala sendat-sendat), begitu cepat, mulus dan lancar. Hingga untuk bermain game pun begitu halus, dimana didalam Playbook disediakan satu game menarik yaitu game NFS Underground, kita dalam memainkannya dengan penuh hiburan.

Untuk dapat menggunakan Email dan BlackBerry Messenger, kamu harus mengkoneksikan Playbook ini dengan ponsel BlackBerry kamu (yang sebelumnya di ponsel BlackBerry kamu harus terinstall aplikasi yang bernama BlackBerry Bridge, yang koneksinya menggunakan media Bluetooth). Dengan koneksi BlackBerry Bridge ini membuat Playbook kamu dapat mengakses Email-email dan BlackBerry Messenger yang ada di ponsel BlackBerry kamu sebagai duplikasi. Selain Email dan BBM, juga dapat mengkoneksikan Contacts, Calendar, MemoPad, Tasks dan Files.

Urusan Video Chat, juga di Playbook telah disediakan, kamu dapat melakukan panggilan video chat kesesama pengguna BlackBerry Playbook. Tentuya dengan dibekali dual camera (salah satunya camera depan) kamu dapat saling melihat dengan sesama teman bicaramu. Dalam hal mengetik keyboard disedikan keyboard virtual, dimana keyboard virtual ini sangat nyaman untuk kita gunakan, mengetik terasa mantap.

Kesan pertama menurut penulis, bahwa BlackBerry Playbook ini sangat menarik untuk dimiliki, karena kualitas layar begitu cerah dan tajam, suara stereo menambah kenikmatan didalam mendengar musik dan melihat video, kenyamanan mengetik, bobot perangkat tidak berat (tidak membuat lenganmu cepat letih bila menggunakannya dalam waktu yang agak lama), kamu tetap dapat menikmat layanan-layanan email dan BlakBerry Messenger melalui koneksi BlackBerry Bridge. Ada satu hal yang juga menurut penulis bahwa satu hal ini bila ada di BlackBerry Playbook, maka BlackBerry Playbook bisa menjadi sebuah komputer tablet yang sangat popular. Dimana satu hal tersebut adalah minim nya aplikasi dan game yang disediakan oleh App World. Walau rumornya akan dapat memasang aplikasi-aplikasi dari Android, namun hal ini masih dalam proses. Bila aplikasi dan game banyak tersedia di BlackBerry Playbook maka bisa menjadikan pesaing berat dari iPad. Bagaimana persaingan kedepannya dunia pertabletan komputer? mari kita simak terus bersama-sama.

32 Responses to Review: Kesan Pertama BlackBerry Playbook

  1. Widee says:

    Oom Admin yth , Apakah sekarang BB group udah bisa ? atau ada aplikasi khususnya ? Thanksss

  2. hendrik says:

    mas,,,sya mau tnya sya pnya pb tiba2 gk mau hidup sya uda tekan powernya berapa kali tetap gk mau hidup..itu kenapa ya???

  3. Dicky says:

    min… saya tertarik make pb soalnya kn pc n tablet g bisa nerima sambungan inet bb… apakah di pb ni bisa? gantiin desktop n tablet tuk onlen, browsing , youtube, dll dengan bb bridge seperti hotspotnya

  4. leo says:

    Selain chat dan kontak, group bisa ngak di tampilkan ke PB ?
    Dan bagaimana mengkoneksikan PB ke PC ?

  5. doddy says:

    Om admin mau tanya untuk game nya saat ini sudah sebanyak ipad atau galaxy tab ga?

    • admin says:

      secara resmi soal game/aplikasi tentu ketinggalan jauh dengan iOS (Apple iPad) dan Android (Galaxy Tab), tapi ada kalangan tertentu yang dapat menginstall aplikasi-aplikasi dari Android kedalam BB Playbook.

  6. Diana says:

    Akhirnya, ada jg yg posting keunggulan PB. Saking enaknya main game di PB, anak saya mengira PB itu adlh mainan utk dia* walah kapan emaknya bs makai?*thanks infonya!

  7. Ichal says:

    bisa gak browsing internet di Playbook melalui hp BB 8250 yg disinkronkan melalui Blackberry Bridge??? maksudnya hp BB nya dijadiin modem gitu………..??

    • admin says:

      iya memang cara kerjanya seperti itu, Playbook di sinkronkan melalui BlackBerry Bridge ke ponsel BlackBerry tipe apa aja, udah coba? udah bisa?

  8. admin says:

    fitria :

    min, sya ini baru beli PB tp, sign-in blackberry ID nya saja susah? jd gimana min?

    apakah sekarang masih sulit sign-in? mestinya sih lancar2x aja, mungkin koneksi? coba pakai koneksi internet yg berbeda..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *