Review: Nokia E7, Desain Menarik, OS Kurang Gereget

Dalam dunia ponsel pintar, saat ini Nokia bersama OS Symbiannya sebenarnya sudah tidak tergolong mahir lagi dibanding teman-temannya seperti Android, iOS Apple dan Windows Phone 7. Namun tidak ada salahnya kita mengulas Nokia E7 ini, yang katanya merupakan Nokia Communicator generasi baru, yang masih mengusung OS Symbian 3.

Pertama kita bisa soal desain ponsel Nokia E7. Sejak awal Nokia selalu memproduksi ponsel-ponsel yang sangat menarik, desain yang menggoda. Berbicara soal desain, Nokia bisa dibilang cukup mahir dan tak terkalahkan oleh para pesaing-pesaingnya. Material yang digunakan Nokia E7 sangat bagus dan kokoh, bobotnya tidak ringan, mantap untuk di genggam. Tidak terlihat bahan material murahan, ponsel Nokia E7 benar-benar terlihat elegan dan menggoda untuk dilihat dan digenggam.

Di saat zamannya Nokia N97 yang menggunakan Symbian OS v9.4 Series 60, penulis merasa sedikit frustasi akan OS nya, karena terlalu sering menemukan “Lag” (hang sesaat), lalu widget-widgetnya juga sering menjadikan ponsel harus sering di restart (soft reset). Saat ini Nokia E7 sudah mengusung OS yang lebih baru yaitu Symbian 3. Setelah dijajal penulis, soal nuansanya masih mirip dengan Symbian yang terdahulu namun soal “Lag” nya sudah tidak terlalu mengganggu walau terkadang muncul sedikit-sedikit. Semestinya suatu OS ponsel pintar sudah harus tidak ditemukan Lag-Lag yang dapat mengganggu navigasi dan pengoperasian. Bila dibanding dengan OS Android, iOS Apple dan juga Windows Phone 7 mereka semua memang lebih ngacir dan sangat responsif dibanding Symbian 3 ini.

Di Nokia E7 dengan OS Symbian 3 telah menyediakan “Aplikasi Marketnya” yang bernama OVI Store. Mirip dengan Marketnya Android maupun Apple App Store, menyediakan aplikasi-aplikasi dan game-game. Walau tidak sebanyak Android dan Apple App Store, sudah cukup lumayan karena game-game yang disediakan cukup terkini, seperti Angry Bird bisa dimainkan di ponsel Nokia E7.

Mengenai camera untuk foto dan video yang dihasilkan sangat baik, dengan kemampuan 8 MP membuat kualitas foto tajam dan jernih. Layar 4″ yang lebar membuat melihat video sangat nyaman dipandangan mata. Kualitas suaranyapun sangat baik, bagus, jelas dan keras. Dengan mengusung dual camera Nokia E7 ini dapat melakukan panggilang video call. Lalu Menurut penulis hal yang terenak dari Nokia adalah saat mengetik, terasa mantap, apalagi bila ingin menulis tulisan mandarin pinyin sangat mudah. Tapi tentu saja mengetik dengan keypad keyboard, bukan keyboard di layar sentuhnya.

Bagi kamu yang ingin membeli Nokia E7, hal-hal positif yang akan kamu dapatkan adalah seperti material casing bagus, elegan, bobot enak untuk di genggam, untuk foto, video dan suara sangat maksimal, dapat melakukan video call, layar cukup lebar, touch screen, dapat memainkan game seperti Angry Bird, dan terdapat sliding keyboard (kamu dapat mengetik di keypad maupun di layar). Namun jangan berharap kelincahan dari OS nya.

 

12 Responses to Review: Nokia E7, Desain Menarik, OS Kurang Gereget

  1. febi says:

    oh ya kelupaan,dan solusinya gmna ya kira2? 🙂

  2. admin says:

    thanks suga atas review yang diberikan, rajin2x pantau situs ini terus ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *