Review Samsung K Zoom, Generasi Ketiga Ponsel Berkamera Lensa Zoom Fisik

Ponsel berkamera sudah bukan hal yang luar biasa, tapi ponsel yang memiliki kamera yang lebih di optimalkan adalah suatu langkah inovasi Samsung yang perlu diaprsiasikan. Ponsel berkamera optimal dari Samsung sudah masuk edisi ke-3, sebelumnya diberi nama Samsung S4 Zoom, kali ini diberi nama Samsung K Zoom.

kzoom_1

kzoom_2

Spesifikasi:

  • Jaringan 2G, 3G, 4G
  • Micro-SIM
  • Quad-core 1.3 GHz Cortex A7 & dual-core 1.7 GHz Cortex A15
  • Exynos 5260
  • Dimensi 137.5 x 70.8 x 16.6 mm
  • Berat 200 g
  • Layar 720 x 1280 pixels, 4.8 inches
  • Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Kamera belakang 20.7 MP, 5248 ? 3936 pixels, auto/manual focus, 10x optical zoom (24-240mm), optical image stabilization, Xenon & LED flash
  • Kamera depan 2 MP
  • Memori 8 GB, 2 GB RAM
  • Memori eksternal microSD, up to 64 GB
  • Komunikasi data GPRS, EDGE, Wi-Fi, Wi-Fi hotspot, Bluetooth 4.0, microUSB v2.0, NFC
  • Batere Li-Ion 2430 mAh
  • GPS
  • Android OS, v4.4.2 (KitKat)
  • Tersedia warna Hitam dan Putih

Kelengkapan:

  • Ponsel
  • Kepala charger dan kabel data
  • Earphone

Rancangan Desain

Desain dan bentuk Samsung K Zoom sangat berbeda dengan pendahulunya yaitu Samsung S4 Zoom. Bentuknya lebih ramping dan lebih kepada mengedepankan bentuk ponsel ketimbang bentuk bodi kamera. Kalau kita liat desain Samsung S4 Zoom lebih kental dengan bentuk kameranya. Bentuk desain Samsung K Zoom lebih ramping, pada tampak depan seperti ponsel-ponsel Samsung pada umumnya, pada bagian sampingnya dilapiri
material warna chrome (bukan bahan metal) dan pada sisi-sisi samping ini terdapat tombol pengeras suara di samping kanan berikut tombol power, dan tombol untuk jepret foto dibawahnya tombol power. Di sisi kiri terdapat slot untuk memasukan kartu memori micro-sd.

kzoom_3

Tampak belakang, maka terlihat jelas bulatan lensa yang sedikit menonjol, dan ada lampu flash-nya. Material sisi belakang terbuat dari plastik dengan kualitas baik bermotif bintik-bintik, berkesan seperti tampak motif kulit dilihat dari kejauhan. Penutup belakang ini dapat dibuka, untuk kita dapat memasang/lepaskan batere, dan juga untuk memasukan kartu selular (micro-simcard). Untuk sebuah ponsel ukuran Samsung K Zoom terbilang tebal, namun untuk sebuah ponsel berkamera optimal maka Samsung K Zoom bisa dikatakan memiliki bentuk yang slim.

kzoom_4

Kamera

Untuk menyalakan kamera, selain dengan menyalakan melalui sentuh icon camera, kita juga dapat dengan menekan tombol jepret kamera yang berada di sisi samping kanan dengan menekan dan tahan sedikit lebih lama, maka kamera akan menyala dan lensa menjulur kedepan.

kzoom_5

Kamera Samsung K Zoom memiliki beberapa mode pilihan diantaranya ada:

  • Auto
  • Pro suggest (memberi efek foto bright colors, aquarium, memories, halogen light)
  • Program (settingan kecepatan jepret dan bukaan rana secara automatis)
  • Beauty face (membuat foto wajah kamu menjadi mulus)
  • Shot & more (menjepret foto banyak untuk dicari yang tarbaik)
  • Panorama (mengambil gambar secara lebar)
  • Virtual tour (memadukan beberapa pengambilan gambar, lalu menjadi suatu animasi)
  • HDR (bila kondisi minim cahaya, bisa gunakan HDR akan menghasilkan warna yang kaya)
  • Night (mode untuk mengambil gambar pada malam hari)
  • Continous shot (foto berkali-kali, dalam 1 detik dapat mengambil 3 gambar)
  • Selfie alarm (buat foto selfie dimana kamera akan memberi tahu bila posisi sudah ok)

Lensa 24mm ini dapat melakukan zoom-in (tele) sebanyak 20x, namun menurut penulis batas terbaik untuk tele sebanyak 10x, diatas itu mulai sulit untuk auto-focus dan kualitas gambar sudah banyak noise-nya. Bila bukaan lensa di 24mm maka mumungkinkan untuk mendapatkan f3.1, dengan foto-foto jarak dekat maka background bisa dapat sedikit bokeh, tapi bila bukaan lensa diatas 24mm f-nya semakin naik, sulit untuk mendapatkan efek bokeh (ya memang dimaklumi saja bahwa ini bukan kamera profesional, melainkan ponsel berkamera optimal).

kzoom_6

Dari menu setting kamera kita dapat men-setting:

  • Flash on/off
  • Timer bisa off, 2 detik, 5 detik dan 10 detik
  • Tap langsung di layar lansung jepret
  • Ukuran gambar/video
  • Kecepatan merekam video dapat diperlambat maupun dipercepat
  • Efek (vignette, vintage, fader color, grayscale, sepia, tint, turquoise, cartoon, fisheye, moody, oil pastel, rugged)
  • Remote view-finder melalui NFC atau WiFi Direct

kzoom_7

kzoom_8

Contoh hasil jepretan foto:

Kesimpulan

Bagi kamu yang menyukai jalan-jalan dan juga tidak bisa lepas dari kehidupan sosial media maka Samsung K Zoom merupakan pilihan tepat sebagai teman gadget kamu, karena kamu bisa setiap saat telponan, sms, bermain game, eksis di media sosial dan dapat mengambil foto dengan kualitas bagus. Jadi keberadaan ponsel dan kamera dijadikan satu, tidak perlu membawa banyak gadget. Bentuknya sudah lebih ramping dari model sebelumnya, tidak terlalu menonjol, bisa dimasukkan kantong nama dan masih cukup nyaman.

kzoom_9

Kelebihan:
+ Gadget ponsel, kamera jadi satu
+ Bentuknya sudah cukup ramping

Kekurangan:
– Lensanya kurang dapat menghasilkan bokeh, walau dapat dibantu dengan efek software

Galeri Foto:

4 Responses to Review Samsung K Zoom, Generasi Ketiga Ponsel Berkamera Lensa Zoom Fisik

  1. anisa says:

    wah hasilnya pasti keren tu

  2. Andro Boy says:

    dah jajal pegang di toko samsung, lmyn keren

  3. Ndoro says:

    mo beli mikir

  4. andro id says:

    boljug neh
    tuh lensa bisa panjang amat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *