Tips Foto Landscape, Foto-Foto Pemandangan Yang Luas

Pemandangan yang luas adalah salah satu objek yang sangat menarik untuk kita foto, bahkan gambar wallpaper desktop komputer kita menggunakan gambar pemandangan yang luas, entah itu gambar pegunungan, pantai atau perkotaan. Atau lukisan di dinding rumah juga kebanyakan bergambarkan pemandangan yang luas, indah nan rupawan 🙂 Apalagi kita sudah memiliki kamera yang dapat mendukung kita bisa memiliki gambar foto atas karya kita sendiri, pasti pemandangan yang indah menjadi tempat acuan untuk kita moto.

Nah berikut ini penulis ingin memberi tips untuk moto pemadangan yang baik dan benar agar gambar foto yang kita dapat menjadi sempurna, lalu kamu dapat mengabadikannya di berbagai sosial media sebagai kebanggaan kamu (hehe).

1. Perlengkapan kamera

Siapkan segala perlengkapan kamera, mulai dari batere yang masih penuh isinya, lensa wide, filter seperti CPL, ND, Graduated ND, Graduated Color dan Tripod. Tripod bagiakan buah simalakama, dibawa berat, ditinggalkan nanti gak bisa moto bagus. Kabel Rilis juga boleh bila ada, bila tidak ada tidak apa-apa.

2. Cari spot dan sudut pandang yang bagus

Cari foreground yang menarik (detil dan dominan), kemudian pilih langit atau daratan, kita bisa menempatkan 2/3 dari frame, 1/3 yang diatas bila kita ingin menonjolkan foreground (daratannya) atau 1/3 yang dibawah bila kita ingin menonjolkan langitnya. Namun pembagian 1/3 dan 2/3 ini tidak harus selalu dilakukan, bisa juga 1/2 atas 1/2 bawah, saran penulis ambilah gambar semuanya sehingga nanti kamu bisa menilai foto tersebut bagus yang mana.

3. Gunakan mode auto

Kebanyakan orang merasa gengsi menggunakan mode auto, mereka merasa mode manual lebih bagus, padahal belum tentu juga, kamera zaman sekarang sudah dirancang sedemikian canggih dan serba automatis. Mode manual memang sewaktu-waktu kita butuh, tapi bukan berarti mode manual adalah yang terbaik. Untuk foto pemandagan kamu bisa pergunakan mode Av dengan bukaan 8 atau diatas 11 sekalipun, kamu coba semuanya agar kamu tahu perbedaannya.

4. Perhatikan golden hours dan blue hours

Foto menjadi indah bila didukung dengan sinar yang dramatis. Untuk itu kita perlu mengetahui adanya Golden Hours dan Blue Hours. Golder Hours adalah 1-2 jam sebelum matahari terbit (sunset) dan 1-3 jam setelah matahari terbit. Blue Hours adalah 30 menit setelah matahari terbenam, tapi langit belum hitam masih berwarna biru. Kondisi-kondisi penyinaran seperti ini sangat bagus untuk kita melakukan foto, karena sinar-sinar tersebut membias, membentuk warna gradasi, sehingga segala texture akan terlihat dramatis.

 5. Manfaatkan gerakan alam

Banyak gerakan-gerakan alam yang kita bisa manfaatkan untuk dapat menghasilkan foto yang lebih indah lagi. Misalnya seperti pergerakan air terjun, deru ombak laut, awan yang bergerak atau cahaya-cahaya lampu yang berjalan. Namun jangan lupa bila kita ingin foto air terjun atau deru ombak lensa kita harus disertakan filter CPL dan filter-filter tambahan lainnya seperti ND, Graduated ND/Color.

Untuk mendapatkan foto yang baik juga harus disertai dengan kesabaran yang baik, banyak bersabar, menyimak lalu banyak mencoba, membuat semuanya akan mendapatkan hasil foto yang maksimal.

Beberapa contoh hasil foto pemandangan:

landscape1

landscape2

landscape3

landscape4

Bagaimana dengan hasil jepretan karya kamu? 🙂

3 Responses to Tips Foto Landscape, Foto-Foto Pemandangan Yang Luas

  1. Yun Danhas says:

    ini benar benar karya seni nilai tinggi
    dari seorang seniman berkualitas dengan hati.
    peace bro

  2. krisna says:

    gambar 1, 2, 3 itu dimana om? kerenn
    pake kamera apa? 🙂

  3. hayadi says:

    ajibbbbb fotonya!!!
    ajaring dong…. seriusssss…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *