Review: Moto X, Ponsel Yang Manis Besutan Google

Terlepas dari Google yang telah meng-akuisisi Motorola, mereka belum lama ini telah merilis sebuah ponsel andalan yang diberi nama dengan Moto X. Kenapa ponsel Moto X ini dapat dibilang ponsel andalan? ya karena Moto X saat ini hanya didistribusikan khusus untuk negara Amrik saja, dan menariknya kita dapat memesan via online dengan memilih corak-corak warna kesukaan kita (ingin casingnya berwarna hijau, biru atau kuning, lalu tombolnya juga dapat diberi warna yang berbeda, kemudian diberi motif hingga ke warna kayu/bambu).

motox_1

motox_2

Mungkin banyak orang menyangka ponsel Moto X andalan Google ini merupakan ponsel yang bentuknya besar bongsor. Kenyataannya adalah bentuk Moto X mirip sebesar iPhone 5S, walau layar Moto X lebih besar yaitu 4,7 inchi namun bila disejajarkan dengan iPhone besarnya serupa. Nampaknya Google ingin menyandingkan Moto X dengan iPhone.

Spesifikasi:

  • Jaringan 2G, 3G, 4G
  • Nano-SIM
  • CPU Dual-core 1.7 GHz Krait
  • Chipset Qualcomm MSM8960Pro Snapdragon
  • Dimensi 129.3 x 65.3 x 10.4 mm
  • Berat 130g
  • Layar 720 x 1280 pixels, 4.7 inches
  • AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Kamera belakang 10 MP, autofocus, LED flash
  • Kamera depan 2 MP
  • Memori 16/32GB storage, 2 GB RAM
  • Memori External (tidak ada)
  • Komunikasi data GPRS, EDGE, Wi-Fi, Wi-Fi hotspot, Bluetooth, MicroUSB 2.0, NFC
  • Batere Li-Ion 2200 mAh
  • GPS
  • Android OS, v4.2.2 (Jelly Bean), upgradable to v4.4 (KitKat)
  • Tersedia warna Hitam dan Putih atau kostumisasi via online

Kelengkapan:

  • Kabel data
  • Kepala charger
  • Jarum pembuka slot simcard

motox_3

motox_4


Rancangan Desain

Kembali penulis sampaikan bahwa dimensi besar dan bentuk Moto X serupa dengan iPhone 5S. Sepertinya ukuran dimensi kisaran 129.3 x 65.3 x 10.4 mm sangat pas di genggang ditangan, sangat nyaman untuk digunakan, posisi jari/tangan untuk mengoperasikan ponsel benar-benar dalam jangkauan, tidak sulit dan tidak ribet. (Penulis sedang memikirkan, apakah alasan ini mengapa Apple
mempertahankan ponsel dengan dimensi seperti ini sebab begitu nyaman). Untuk ponsel-ponsel berlayar raksasa memang terlihat megah dimata tapi untuk mengoperasikannya sangat sulit dengan satu tangan.

motox_5

Kebetulan penulis mendapatkan Moto X yang berwarna hitam dengan bagian belakang ber-motif “Woven Black” yang artinya tidak polos warna hitam melainkan terdapat motif lekukan-lekukan kecil (bila dilihat dari jauh tampak seperti motif karbon). Bagian belakang ini terasa kesat di tangan sehingga ponsel tidak mudah tergelincir dari tangan. Dan pada bagian belakang ini tidak dapat dibuka. Untuk memasukkan nano-simcard melalui slot yang disedikana di sisi samping, tusuk dengan jarum yang disediakan maka slot simcard akan keluar.

motox_6

 

Layar & Tampilan Muka

Besar layar Moto X adalah 4.7 inchi dengan resolusi 720 x 1280 pixels. Menurut penulis komposisi warna yang dihasilkan sangat seimbang antara brightness dengan contrast sehingga menghasilkan warna yang benar-benar solid dan jernih. Kualitas layar bila dilihat dari posisi atas maupun samping juga tetap sama tidak ada perubahan penurunan ketajaman gambar. Pada saat pertama kali dinyalakan akan tampil dilayar logo Motorola yang kemudian disambung dengan intro berupa animasi (konten animasi ini menurut penulis akan sering di update oleh Google, sebab saat ini animasi yang tampil masih dalam nuansa Merry Christmas dan Happy New Year). Hmmmm menarik juga.. 🙂

motox_7

Bila dalam posisi standby dengan layar tidak aktif, maka si layar secara berkala menampilan jam dengan perlahan tampil meredup berulang-ulang, atau bisa juga bila mata kita memandang ke layar maka dengan cepat layar juga akan menampikan jam beserta icon screen-lock. Moto X tidak memiliki karakter pada umumnya ponsel-ponsel lain yang mana jari kita harus menyentuh layar atau menekan tombol baru layar menampilkan jam dan screen-lock-nya.

motox_8

Oya wallpaper-wallpaper yang disajikan Moto X bagus-bagus dan menarik.

 

Menu & Navigasi

Ponsel Moto X ini awalnya menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean lalu mendapat update-an Android 4.4 (Kitkat). Tentunya hampir rata-rata tampilan sistem operasi Android terlihat sama. Di versi Kitkat ini, Google meletakan folder direktori di tampilan depan, yang berisikan kumpulan aplikasi-aplikasi milik Google, seperti Gmail, Google+, Maps,  People, Calendar, Drive, Youtube, dsb.

motox_9

Untuk Google Now juga dapat automatis seperti di Nexus 5 yang tanpa harus menekan icon microphone sudah dapat langsung memerintahkan dengan suara, jadi di Moto X dapat memerintahkan ponsel dengan suara untuk maskud tujuan tertentu seperti men-setup alarm, call, pencarian informasi di website, bertanya suhu, dsb (yakinkan terlebih dahulu bahwa aplikasi Touchless Control sudah terinstall, bila belum ada bisa download melalui Google Play Store).

motox_10

 

Kamera

Sensor kamera yang digunakan Moto X diatas rata-rata pada umumnya ponsel-ponsel pintar sekelasnya. Untuk kamera belakang mengusung 10 MP dan kamera depan 2 MP, bahkan diatas sensor kamera yang dimiliki iPhone sekalipun. Hasil jepretan fotonya sangat tajam dan jernih. Untuk fokusnya kita dapat men-setting manual fokus dengan menarik titik fokus ke sisi yang kita ingin tuju atau automatis titik fokus selalu di tengah (sebenarnya cara ini tidak lebih efesien dibanding kamera iPhone misalnya). Kemudian ada fitur mengambil gambar dengan mode Slow Movie, HDR dan Panorama.

motox_11

 

Moto X memberikan fitur untuk mengambil gambar dengan cepat, tanpa harus melewati proses screen-lock, caranya adalah dengan menggoyang mutar balikan beberapa kali hingga layar ponsel menyala dan langsung aplikasi kamera menyala dan siap untuk men-jepret. Fitur ini sangat bermanfaat agar kita tidak telat untuk mengambil gambar, tanpa harus melakukan proses login screen-lock. Menarik bukan? 🙂

Kesimpulan

Moto X ponsel yang begitu pas di tangan, sangat nyaman digunakan, pilihan warna yang beragam bahkan dapat kita kostumisasi sendiri warna-warnanya (casing belakang, tombol, motif, dsb). Hasil jepretan kameranya juga sangat bagus. Dimensi ponsel yang tidak terlalu besar dapat dengan mudah dimasukkan kedalam kantung baju/celana tanpa terasa ada ganjalan yang berarti. Ponsel ini simple, manis tapi juga ditunjang dengan spesifikasi hardware yang sangat memadai.

motox_12

motox_13

Kelebihan:
+ Pas ditangan, sangat nyaman digunakan
+ Pengalaman memerintahan ponsel dengan suara
+ Mungil, manis tapi powerfull

Kekurangan:
– Saat ini hanya dijual di kalangan Amerika saja


Galeri Foto:


Video:

12 Responses to Review: Moto X, Ponsel Yang Manis Besutan Google

  1. Mirza says:

    indonesia payah dianak tirikan kalo ada hanphone baru suka belakangan masuk sini hu hu hu hu hu

  2. LingLing says:

    koh admin boleh pinjem gak 3 hari aja 🙂

  3. Crazy Man says:

    coba bayangkan kalo ponsel ini tidak pake embel embel motorola n google apa elo elo pada masih minat ? deretan ponsel android rasanya blum ada yg punya jati diri yg kuat seperti iphone :p

  4. si Engkong says:

    ku setia ama xperia cs

  5. so imah says:

    gw gak basa basi
    iphone tetap pilihanku yg terbaek
    yeeaa….

  6. roedi says:

    liat iklan2xnya keren2x
    berapaan ya moto x

  7. AnDyi says:

    mau dong, titip dong min

  8. Indra Kusuma says:

    perintah suaranya udah bisa bahasa indonesia belum ya ? apa harus bahasa tertentu kayak english, german, france ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *