Review Nikon D800, Kamera DSLR Sensor Full Frame, Merajai Resolusi Megapixel

Bila berbicara soal kamera DSLR Full Frame yang hangat saat ini maka Nikon D800 merupakan salah satu monster selain adanya Canon 5D Mark III. Keberadaan datangnya Nikon D800 dan Canon 5D Mark III tidak terpaut jauh, hanya kelang beberapa minggu saja. Keduanya merupakan kelas kamera Full Frame yang setingkat, tentunya masing-masing memiliki kemampuan yang bisa di andalkan.

Spesifikasi:

  • Material Bodi: Magnesium alloy
  • Dimensi: 146x123x82mm
  • Berat: 900g (sudah termasuk baterai)
  • Pixel: 36,3 Megapixels
  • Sensor: Full Frame (35,9x24mm)
  • Processor: Expeed 3
  • Kecepatan rana: 4 fps untuk FX Format, 6 fps untuk DX
  • Viewfinder: 100%
  • ISO: 100-6400
  • AF: 51 titik seleksi
  • LCD monitor: 3.2″ TFT Color LCD
  • Koneksi: USB 3.0, HDMI mini, Wireless Controller (optional)
  • Format file: JPG, TIFF, NEF (RAW), MPEG-4
  • Dual slot kartu memori (CF dan SD)
  • Mode penembakan: Program P, Shutter priority (S), Aperture priority (A), Manual (M), Bulb (Q)
  • White balance

Tanpa basa-basi hal yang mutlak fitur paling angker dari monster ini adalah usungan sensor megapixels-nya, yaitu menggunakan 36,3 megapixels. Yang mana rivalnya yaitu Canon 5D Mark III hanya 22 megapixels saja. Tentunya dengan semakin besarnya megapixels maka dapat menyerap gambar dengan resolusi yang semakin tinggi pula, yang disertai besar file juga tentunya turut membebesar. Memang tidak selalu kita membutuhkan ukuran resolusi yang besar untuk suatu kebutuhan foto, namun kamera Nikon D800 ini sudah menyediakannya, bila tidak membutuhkan hasil resolusi gambar yang besar maka tinggal di turunkan ukurannya dari L (large) ke M (medium) atau ke S (small).

Kamera Nikon D800 didalam penanganan noise dengan menaikan ISO dirasa cukup mumpuni, namun tidak sehandal teman sejawatnya yaitu Canon 5D Mark III. Sebagai perbandingan ISO 6400 di Nikon D800 noise-nya sudah dirasa tidak nyaman, sedangkan di Canon 5D Mark III pada ISO 6400 hasil gambar masih terlihat indah dengan noise yang tidak begitu mengganggu bahkan ISO 12000 pun masih mumpuni. Yang artinya adalah kamera Nikon D800 dapat menanggulangi hasil gambar dengan kondisi pencahayaan yang kurang akan tetapi tidak sebaik penanganan yang dilakukan oleh kamera Canon 5D Mark III.

Karena penanganan ISO tidak bisa terlalu tinggi maka akan mengorbankan Speed, sehingga Nikon D800 tidak bisa dirasa secepat Canon 5D Mark III. Bisa dilihat juga dari kemampuan Nikon D800 hanya dapat melakukan penjepretan 4 fps dibanding Canon 5D Mark III dapat melakukan penjepretan 6 fps. Maka bagi kamu-kamu yang sudah terbiasa memegang kamera seperti Canon 7D atau Canon 5D Mark III maka Nikon D800 terasa lambat tidak segesit mereka.

Kalau kamu merasa kurang pas dengan hasil warna gambar yang dihasilkan Nikon D800 secara default, kamu dapat meng-adjust-nya dengan mengatur White Balance, dimana Nikon D800 memberikan settingan Auto White Balance sebanyak 2, bila ingin menghasilkan warna gambar terlihat hangat maka bisa diset White Balance-nya ke Auto2 Keep warm lighting colors.

Bagi para pecinta kamera DSLR Canon, mungkin akan terbata-bata menggunakan kamera DSLR Nikon, karena semua menu setting dan cara penggunaan kamera sangat berbeda (bahkan untuk membuka lensa serta melakukan zoom in-out lensa arah putarannya berlawanan antara kedua merek tersebut). Pengguna Canon perlu beradaptasi untuk dapat menggunakan kamera Nikon dengan lincah. Di Nikon D800 penulis cukup kesulitan untuk mengaktifkan 51 titik poin AF nya, baca dari buku manual tidak ditemukan, setelah banyak bertanya akhirnya ditemukan cara untuk mengaktifkan 51 titik poin AF dengan cara menekan tombol bulat yang berada di sisi kiri depan kamera + putaran kiri kanan yang berada dekat strip merah di kanan depan kamera (jangan lupa terlebih dahulu posisi AF dipilih, bukan posisi M pada tombol tersebut). Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini:

Nikon D800 memiliki fitur “Retouch Menu” dimana menu ini tidak dimiliki teman sejawatnya dari kamera kalangan Canon, terutama di tipe 5D Mark III yang setingkat. Dengan menu Retouch Menu ini kita dapat meng-edit, memberikan efek atau mengkoreksi hasil foto yang kamu sudah jepret. Hasil olahan foto tersebut akan menduplikasikan yang artinya file foto aslinya masih tetap ada walau sudah diproses modifikasi. Berikut fitur-fitur yang didapat:

Retouch Menu:
– D-Lighting
– Red-eye correction
– Trim
– Monochrome
– Filter effects
– Color balance
– Image overlay
– NEF (RAW) processing
– Resize
– Quick retouch
– Straighten
– Distortion control
– Fisheye
– Color outline
– Color sketch
– Perspective control
– Miniature effect
– Selective color

Bagaimana tidak bermanfaat fitur fitur tersebut, mulai dari hasil foto kita bisa diberikan efek “Fish Eye” atau mengkoreksi sudut perspektif yang miring menjadi tegak lurus, hingga Resize foto ke ukuran yang berbeda dan sebagainya. Semua dapat dilakukan tanpa membutuhkan perangkat tambahan seperti lensa atau komputer, cukup dari Nikon D800 itu sendiri.

Kesimpulan

Nama besar Nikon begitu kental dengan dunia kamera, sehingga produk-produk kamera dari Nikon tetap selalu digandrungi karena nama besarnya. Namun menurut penulis Nikon D800 bila disandingkan dengan teman sejawarnya Canon 5D Mark III maka tidak serta merta Nikon D800 lebih baik dari Canon 5D Mark III, sebaliknya beberapa fitur dan fungsi tidak diungguli oleh Nikon D800 ini. Masing-masing jenis tipe dan merek dari kamera memeiliki keunggulan masing-masing.

Settingan terbaik Nikon D800 menurut penulis adalah:
– +/- diredupkan 1, 2 atau 3 bar tergantung kondisi pencahayaan (mencegah hasil gambar yang terlalu terang)
– White Balance pilih Auto2 Keep warm lighting colors, lalu set A-B menjadi B1 dan G-M menjadi M2
– Auto ISO di set ke ON, maximum sensitivity 1600, minimum shutter speed diset ke AUTO

* maximum sensitivity bisa diset hingga 6400 bila kondisi kurang pencahayaan, namun beresiko banyak noise.

CONTOH HASIL GAMBAR:

 

GALERI FOTO PERANGKAT:

Kelebihan:
+ Megapixel besar
+ Ada fitur pengolah gambar foto

Kekurangan:
– Terasa kurang cepat, kurang lincah
– ISO tinggi tidak mampu menangani noise

14 Responses to Review Nikon D800, Kamera DSLR Sensor Full Frame, Merajai Resolusi Megapixel

  1. rendi says:

    GUDANGKAMERA MENAWARKAN HARGA TERJANKAU
    Semua Produk di jamin Original Garansi PT.DATASCRIP 1 thn Asli made In jepan.
    KELENGKAPAN 100% New fullset / Komplete
    CARA PESAN : HUB/ TOKO SMS :
    HP: 0852-6122-2128
    PIN BB:2B3DAE4E
    TERSEDI KAMERA NIKON
    ALAMAT TOKO: JL.Kramat Gantung no 67
    KOTA SURABAYA JAWA TIMUR.TOKO kami melayani pengiriman KE seluruh Indonesia Via JNE/TIKI KANTOR POS.
    EOS 1000D Kit EF-S 18-55MM f/3.5-5.6 IS
    Rp 1.790.000

    Kamera Canon EOS 700D kit EF-S 15-85mm f/3.5-5.6 IS.
    Rp 3.759.000

    Kamera Canon EOS 650D kit EF-S 15-85mm f/3.5-5.6 IS.
    Rp 3.590.000

    Kamera DSLR Canon EOS 550D kit EF-S 15-85mm f/3.5-5.6 IS.
    Rp 2.600.000

    EOS 1100D Kit APS-C Digital SLR, 12.2 Megapixel, LiveView, 2.7″ TFT LCD, SD/SDHC Card Slot, include EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS
    Rp 2,039,000

    EOS 1DX Body Full Frame Digital SLR, 18.1 Megapixel, LiveView, Full HD, CF Card Slot, 3.2″ TFT color liquid-crystal monitor, CMOS Sensor, Body Only
    Rp 17.000.000

    EOS 5D Mark II Kit Full Frame Digital SLR, 21.1 Megapixel, LiveView, Full HD 1080, CF Card Slot, 3.0″ TFT LCD, include EF 24-105mm f/4L IS USM
    Rp 5.700.000

    EOS 5D Mark III Body Full Frame Digital SLR, 22.3 Megapixels, LiveView, Full HD 1080, CF Card Slot, 3.2″ TFT Color LCD
    Rp 6.800.000

    EOS 5D Mark III KIT Full Frame Digital SLR, 22.3 Megapixels, LiveView, Full HD 1080, CF Card Slot, 3.2″ TFT Color LCD, Include EF 24-105L IS USM
    Rp.7.790.000

    EOS 600D Kit1 APS-C Digital SLR, 18 Megapixel, LiveView, Full HD 1080, SD/SDHC Card Slot, 3.0″ TFT LCD with EF-S 18-55mm F3.5-5.6 II IS
    Rp 3,279,000

    EOS 600D Kit2 APS-C Digital SLR, 18 Megapixel, LiveView, Full HD 1080, SD/SDHC Card Slot, 3.0″ TFT LCD, with EF-S 18-135mm F3.5-5.6 IS
    Rp 3,379,000

    EOS 60D Kit1 APS-C Digital SLR, 18.0 Megapixel, 3.0″ TFT Vari-angle LCD, SD/SDHC Card Slot, include EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS
    Rp 3.500.000

    EOS 60D Kit2 APS-C Digital SLR, 18.0 Megapixel, 3.0″ TFT Vari-angle LCD, SD/SDHC Card Slot, include EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS
    Rp 3.700.000

    EOS 60D Kit3 APS-C Digital SLR, 18.0 Megapixel, 3.0″ TFT Vari-angle LCD, SD/SDHC Card Slot, include EF-S 18-200mm f/3.5-5.6 ISRp
    3.800.000
    EOS 650D Kit1 APS-C Digital SLR, 18 Megapixel, LiveView, Full HD 1080, SD/SDHC/SDXC Card Slot, 3.0″ Vari-Angle Touchscreen LCD with EF-S 18-55mm F3.5-5.6 II IS
    Rp 3,45,000

    EOS 650D Kit2 APS-C Digital SLR, 18 Megapixel, LiveView, Full HD 1080, SD/SDHC/SDXC Card Slot, 3.0″ Vari-Angle Touchscreen LCD with EF-S 18-135mm F3.5-5.6 IS
    Rp 3,600,000.

    EOS 7D Kit2 APS-C Digital SLR, 18.7 Megapixel, LiveView, Full HD 1080, CF Card Slot, 3.0″ TFT LCD, include EF-S 15-85mm f/3.5-5.6 IS.
    Rp 6,865,000

    BELANJA DI TOKO KAMI TRANSAKSI AMAN

  2. Reztu says:

    pengen nyobain kamera DSLR tp kagak ngerti makenye da yg bisa ajarin gw kagak ?

  3. stefani says:

    aq lebih suka canon drpd nikon 🙂

  4. Bobby says:

    kamera dslr paling komplit segala ada , d800 keren punya

  5. fauzanfaisal says:

    Keren D800
    Saya mo nambah nikon lagi kayaknya

  6. uCak says:

    kamera favorit ane neh
    ane now pake nikon d7000 mo ganti ke d800
    lg nabung dolo

  7. Arianro says:

    ane udah pindah dari nikon ke canon wkwkwk
    di indo pengguna canon lebih banyak

  8. xeroxman says:

    barangnya jarang ada di toko toko kamera,
    thanks infonya jadi bias mikir mo beli D800 ato D600

  9. SIng Lee says:

    laki gw pake kamera kyk gini nih tp kagak tau tipenya apaan, gak perhatiin, tp keren seh foto2 na

  10. roedi says:

    GILA INI! MONSTERNYA NIKOONNN!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *