Review Samsung Galaxy Nexus I9250
- January 19th, 2012
- Write comment
Apakah kalian sudah tahu gelar Nexus pada ponselnya Android? ponsel-ponsel Nexus adalah ponsel untuk nama produk unggulan Google didalam penerapan sistem operasi yang terbaru. Saat ini ponsel Nexus Android sudah masuk ke generasi ke-3 yaitu yang dipercayakan kepada vendor Samsung untuk yang kedua kalinya yang bernama Samsung Galaxy Nexus (I9250). Kali ini didalam besutan Samsung Galaxy Nexus, Google memperkenalkan untuk pertama kalinya sistem operasi Android yang terbaru yaitu Ice Cream Sandwich (yang sebelumnya seperti kita ketahui ada Android Honeycomb, Gingerbread, Froyo dan Eclair). Sistem operasi Android Ice Cream Sandwich ini rencananya oleh Google akan dijadikan sistem operasi yang dapat digunakan untuk smartphone dan juga tablet pc. Tidak terpisah lagi seperti sebelumnya antara Android Gingerbread dan Honeycomb).

Ponsel Nexus generasi ke-3 ini memiliki cukup banyak pembaharuan dibanding generasi Nexus generasi kedua maupun yang pertama. Terutama dalam hal spesifikasi dan juga fitur-fitur yang terdapat didalam sistem operasi terbarunya. Kamu sudah memiliki ponsel Nexus generasi sebelumnya? ingin ganti dengan Samsung Galaxy Nexus yang merupakan Nexus generasi terbaru ini? sebelumnya kamu bisa simak ulasan yang kami review dibawah ini.

Spesifikasi:
- CPU Dual-core 1.2 GHz Cortex-A9
- Dimensi 135.5 x 67.9 x 8.9 mm
- Berat 135 g
- Layar Super HD AMOLED capacitive touchscreen
- Ukuran layar 720 x 1280 pixels, 4.65 inches
- Memory internal 16/32GB storage, 1 GB RAM
- Kamera belakang 5 MP, 2592×1936 pixels, autofocus, LED flash
- Kamera depan 1.3 MP; 720p@30fps video
- Koneksi data GPRS, EDGE, 3G, WiFi dual band, Bluetooth, MicroUSB, NFC
- Sistem Operasi Android v4.o (Ice Cream Sandwich)
- GPS
- Baterai Li-Ion 1750 mAh
Kelengkapan:
- Handset
- Earphone
- Baterai
- Charger
- Kabel Data


Casing Dan Rancangan Desain
Bentuk dan model dari Samsung Galaxy Nexus masih mirip dengan Nexus generasi kedua yaitu Nexus S. Bentuknya pipih dan tipis dibagian atasnya dibanding bagian bawah yang lebih tebal. Permukaan sisi layar sedikit melengkung (hal ini yang masih dipertahankan oleh Google, mungkin untuk dijadikan cirikhas dari ponsel-ponsel Nexus). Dan sisi permukaan layar tidak terdapt tombol apapun, semua permukaan rata oleh layar kaca. Bahan casing yang digunakan dari plastik kualitas bagus, dibagian belakang dibuat motif kasar, desainnya rapih dan solid. Ponsel ini cukup nyaman untuk di genggam, tidak terasa licin akan terpeleset dari tangan.


Dibagian bawah terdapat jack earphone 3.5mm dan micro usb sebagai media transfer data dan juga untuk tempat sambungan pengisian baterai. Disisi kiri terdapat tombol pengeras suara dan disisi kanan terdapat tombol on/off atau juga untuk screen lock. Pada sisi belakang terdapat lensa kamera diserta led flash dan posisi dibawah ada loudspeaker. Untuk cover penutup belakang dibuat seperti model pada Samsung Galaxy SII, seperti terlihat rapuh, namun bila sudah melekat maka penutup akan kuat menutup (walau pada saat membukanya perlu sedikit hati-hati dikawatirkan bisa tertekuk atau patah). Dengan bobot 135 gram, membuat ponsel ini cukup nyaman di genggam, tidak terasa terlalu berat dan tidak terasa ringan.


Layar Dan Tampilan Muka
Dengan layar 4.65 inches 720 x 1280 pixels Super HD Amoled, membuat Galaxy Nexus memiliki layar yang lebih luas dan lebih tajam warnanya dibanding Nexus S yang merupakan ponsel Nexus generasi ke-2 sebelumnya. Nexus S memiliki dimensi 123.9 x 63 x 10.9mm sedangkan Galaxy Nexus memiliki dimensi 135.5 x 67.9 x 8.9mm kita dapat merasakan perbedaan luas layar yang lebih memanjang ke atas dan kebawah. Pandangan kita semakin luas dengan layar yang dimiliki Galaxy Nexus ini. Kalau berbicara layar Super HD Amoled maka Samsung Galaxy Nexus adalah perangkat kedua yang memiliki layar Super HD Amoled setelah Galaxy Note. Jadi tampilan warna dan grafis dapat sangat jelas dan tajam, salah satunya berdampak kepada tulisan dengan ukuran sangat kecil pun masih dapat terbaca (tidak buram/pecah).

Interface sistem operasi Android Ice Cream Sandwich (ICS) begitu kental dengan Android Honeycomb. Bagi kamu-kamu yang masih terbiasa dengan Android Gingerbread atau versi dibawahnya, maka kamu perlu adaptasi untuk mengenal lebih dalam pada sistem operasi Android Ice Cream Sandwich tersebut. Dan bagi yang sudah terbiasa dengan Android Honeycomb maka kamu hanya perlu penyesuaian sedikit, tidak perlu makan waktu lama kamu akan mahir menggunakannya. Pada Android ICS ini hanya terdapat 5 halaman home screen dan tidak bisa ditambah atau di hapus. Untuk wallpaper masih menjadi cirikhas Android yaitu dapat berupa Wallpaper statis atau animasi. Untuk mengganti wallpaper cukup dengan menekan di area sembarang home screen beberapa saat, maka akan muncul menu untuk memilih pilihan Wallpaper.

Untuk urusan Widgets di Android ICS ini lebih menarik seperti Android Honeycomb, Widget-widget dapat tampil lebih hidup seperti kita bisa lihat Widget Youtube, Bookmarks, Market, Weather, dll. Dan di ICS ini kita dapat membuat folder yang berisikan banyak aplikasi, caranya hanya dengan menindihkan icon ke icon yang lain.

Satu hal yang menarik juga adalah untuk tampilan Screen Lock, kita dapat memilih pilihan dengan model:
- Slide (sebuah icon gembok yang harus kita geser ke icon terbuka)
- Face Unlock (dengan mengenalo wajah kita, yang sebelumnya kita rekam terlebih dahulu)
- Pattern (cara umum yang banyak digunakan, yaitu tersedianya 9 buletan untuk kita geser-geser membentuk suatu kombinasi)
- PIN/Password (menggunakan kata sandi)

Pilihan besar huruf (font) dapat kita set di ponsel ICS ini, mulai dari pilihan Small, Normal, Large dan Extra Large. Walaupun huruf di set pada pilihan Small, tulisan menjadi terlihat kecil, namum masih jelas terbaca, menurut penulis settingan huruf kecil seperti lebih disukai.
Kamera
Soal kamera sedikit disayangkan karena masih mengusung 5MP, sedangkan ponsel-ponsel pintar saat ini sudah harusnya menggunakan kamera 8MP. Tapi dengan kamera 5MP hasil foto yang dihasilkan Galaxy Nexus masih dalam kategori baik. Noise pada foto terlihat cukup banyak bila kita melihat foto pada saat di zoom in (membesar). Kecepatan didalam mengambil gambar benar-benar sangat cepat (hal ini bisa bersaing dengan kecepatan kamera iPhone generasi ke-4). Keunggulan lainnya adalah didalam mengambil gambar kita dapat mode panoramic dan juga titik fokus kita dapat atur penempatannya dengan jari kita. Untuk perekaman video yang dihasilkan juga sangat bagus, hanya saja pada saat dilakukan zoom in-out sedikit terlihat patah-patah. Kamera kedua yang berada didepan juga dapat diandalkan untuk ber-foto (bukan hanya kamera sekedar pelengkap saja).

Kecepatan Processor Dual-core
Untungnya Galaxy Nexus sudah mengusung processor Dual-core, sebab bila tidak sistem operasi Android ICS akan tidak mulus berjalan di perangkat ini, pada saat booting (menyalakan ponsel dari posisi off/mati hingga menyala standby waktu yang dibutuhkan lebih lama dibanding Nexus S yang merupakan Nexus generasi ke-2, yang mana Nexus S menggunakan sitem operasi Android 3.0 Gingerbread).

Browser Internet
Menggunakan browser internet di ponsel ICS ini menjadi lebih leluasa, karena kita dapat membuka tab dalam waktu yang bersamaan sebanyak 16 tab. Dan juga dilengkapi Widget Bookmarks yang dapat diletakan di halaman Home Screen, sehingga pengalaman melakukan browsing internet melalui Galaxy Nexus ini menjadi sangat cepat dan nyaman. Walau dalam keadaan standar plug-in flash belum terpasang, kita dapat mengunduhnya dari menu Market, agar tampilan-tampilan yang menggunakan flash dapat kita simak sepenuhnya.

Multimedia
Kemampuan memainkan file-file film sangat halus di ponsel Galaxy Nexus ini, dengan layar Super HD Amoled 4.65 inches sangat memanjakan mata untuk melihat tayangan-tayangan film/animasi. Lalu untuk kualitas suara yang dihasilkan bila menggunakan earphone benar-benar sangat jernih dan sangat tajam, terlebih disertai fitur Equalizer sehingga kita dapat mengatur tinggi rendahnya bass maupum treble. Dan juga di lengkapi settingan Equalizer seperti mode Heavy Metal, Hip Hop, Jazz, Pop, Rock, FX Booster untuk Bass dan 3D effect. Tapi bila kita mendengarkan melakui loudspeaker maka kualitas suara kurang dapat dinikmati, malah seperti kurang keras suara yang dihasilkannya.

Kesimpulan
Untuk saat ini bila kita ingin mencari ponsel yang memiliki sistem operasi Android 4.0 ICS (Ice Cream Sandwich) maka baru ponsel Samsung Galaxy Nexus inilah yang tersedia. Seperti biasa Google meluncurkan sistem operasi Android terbarunya selalu diselubungi dengan ponsel Nexus. Dan biasanya beberapa waktu berjalan baru akan muncul perangkat-perangkat lain yang menggunakan Android ICS tersebut. Jadi bisa dikatakan Samsung Galaxy Nexus adalah produk anyar saat ini dari Google didalam meng-implementasikan Android ICS-nya. Bila berbicara soal spesifikasi maka tidak semua jenis hardware yang diusung tidak dikatakan terkini, contohnya kamera yang masih menggunakan sensor 5MP dam processor dual-core yang sudah dianggap lumrah untuk ponsel-ponsel masa kini. Kelebihannya terletak pada layar yang Super HD Amoled dengan ukuran 720 x 1280 pixels, 4.65 inches (~316 ppi pixel density) membuat ponsel ini begitu megah soal layar. Dan satu hal kelebihan yang tak terlupakan adalah bodi casingnya tergolong tipis.



Kelebihan:
+ Layar Super HD Amoled
+ Android 4.0 Ice Cream Sandwich
+ Screen lock terdapat mode Face Unlock
Kekurangan:
- Tidak ada slot memory external
- Suara loudspeaker tidak terlalu kencang
Lihat video:


















